Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Account Representative (AR) Kantor Pajak

account representative pajak

Apa itu Account Representative (AR) dan tugasnya di Kantor Pajak apa saja?. Ayo mengenal lebih jauh tentang AR Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Tahuna, Fiscus.id - Saat ini saya menduduki jabatan sebagai Account Representative (AR) di salah satu Kantor Pajak. Mungkin diatara kalian masih ada yang belum familiar dengan nama jabatan tersebut. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini saya akan mencoba menjelaskan pengertian Account Representative serta tugas-tugasnya di Kantor Pajak.

Menurut Pasal 1 ayat 2 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 75 Tahun 2015, Account Representative adalah pegawai yang diangkat dan ditetapkan sebagai Account Representative pada Kantor Pelayanan Pajak. Berdasarkan pasal tersebut, kita dapat memahami bahwa AR merupakan salah satu jabatan (bukan jabatan struktural) yang dimiliki seorang pegawai di Kantor Pelayanan Pajak. Untuk diangkat menjadi seorang AR, pegawai harus memehui syarat yaitu Lulus Pendidikan Formal paling rendah SLTA dan Pangkat paling rendah pada saat diusulkan adalah Pengatur (Golongan II/c). Lalu tugas yang dilakukan AR di kantor pajak apa?.

Account representative pada Kantor Pelayanan Pajak terdiri dari AR pelayanan dan konsultasi, serta AR pengawasan dan penggalian potensi WP. Tugas utama seorang AR dijelaskan pada Pasal 3 dan pasal 4 Peraturan Menteri Keuangan nomor 75 Tahun 2015, yang terdiri dari :
  1. AR pelayanan dan konsultasi tugasnya yaitu :
    • menyelesaikan permohonan WP
    • menyelesaikan usulan pembetulan ketetapan pajak
    • bimbangan dan konsultasi teknis perpajakan kepada WP
    • menyelesaikan usulan pengurangan PBB
  2. AR pengawasan dan penggalian potensi WP tugasnya adalah :
    • mengawasi kepatuhan kewajiban perpajakan WP
    • menyusun profil WP
    • menganalisa kinerja WP
    • rekonsiliasi data WP dalam rangka intensifikasi dan membuat himbauan kepada WP
Pembagian WP atau wilayah kerja Account Representative diatur dengan Keputusan Kepala Kantor Pelayanan Pajak dengan memperhatikan Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-07/PJ/2020. Sesuai SE tersebut, kegiatan pengawasan oleh AR dilakukan berdasarkan segmentasi Wajib Pajak, yaitu:
  1. WP Strategis, yang dilaksanakan melalui kegiatan penelitian secara komprehensif; dan
  2. WP Lainnya, yang dilaksanakan berbasis kewilayahan, kecuali WP sebagaimana dimaksud pada angka 1.
WP strategis biasanya terdiri dari 300 s.d. 500 WP dengan kontribusi pembayaran terbesar tahun sebelumnya. WP strategis tersebut diawasi oleh salah satu seksi pengawasan dan konsultasi dengan beberapa orang AR. Saat ini, saya merupakan AR yang mengawasi WP strategis. Sedangkan WP lainnya adalah, wajib pajak selain WP strategis yang akan dibagi kepada seksi pengawasan lain berdasarkan basis kewilayahan.

Selain menjalankan tugas pokok, AR juga biasanya melaksanakan beberapa tugas Ad Hoc, seperti membuat prognosa penerimaan, membuat paparan, dan tugas lain yang diberikan atasan (bukan IKU). IKU merupakan Indikator Kinerja Utama yang terdiri dari beberapa urain pekerjaan dan menjadi tolak ukur kinerja seorang AR.

Demikianlan pengertian Account Representative dan  tugas-tugas yang dilakukan AR di Kantor Pajak. Semoga bisa memberikan kalian gambaran sehingga kalian bisa mengenal AR lebih dalam. Apakah tugas AR sama dengan Konsultan Pajak ?, kita akan bahas hal tersebut pada artikel berikutnya. Apabila kalian mempunyai pertanyaan, komentar, kritik dan saran yang membangun, silahkan sampaikan melalui kolom komentar dibawah ini, atau kontak saya melalui media sosial. Sekian dan terima kasih.

Posting Komentar untuk "Mengenal Account Representative (AR) Kantor Pajak"